fbpx

Pembesaran Kelenjar Prostat

Pembesaran Kelenjar Prostat

Benign prostatic hyperplasia atau yang biasa disingkat BPH adalah pembesaran kelenjar prostat. Apa itu prostat? Prostat adalah kelenjar kecil yang merupakan bagian dari system reproduksi laki-laki yang terletak diantara penis dan kandung kemih.

Prostat memiliki dua fungsi yang sangat penting: jalur keluar urine dari kandung kemih saat buang air kecil dan memproduksi cairan yang membantu mengangkat sperma dalam air mani (karena air mani adalah campuran sperma dan cairan yang diproduksi di prostat). Kasus yang terjadi pada BPH adalah sebagai prostat membesar, sehingga memblokir jalur uretra sehingga menyebabkan masalah dengan buang air kecil.

Penyakit BPH adalah kondisi yang paling umum yang terkait dengan usia, biasanya pria usia 50 tahun keatas memiliki gejala pembesaran prostat. Masalah gejala yang ditemukan pada penyakit BPH adalah pada saat buang air kecil uretra melewati prostat ke penis, dan jika ada tekanan maka prostat bengkak pada uretra dan menyebabkan susah buang air kecil.

Jika Anda mengalami kesulitan buang air kecil , dan tingkat aliran urin melemah dan frekuensi buang air kecil anda meningkat atau sering terutama pada malam hari, sebaiknya anda harus berhati-hati. Sebaiknya penting untuk menghindari meminum banyak cairan sebelum tidur dan tentunya akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Ahli dan Berpengalaman di Klinik Pandawa yang beralamat di

Jln Pangeran Jayakarta No.55, Gedung Baja Lt GF2 Tower B, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730

Atau Langsung Konsultasi dengan Konsultan Kami di Telp/WA : 0813 8635 7762 | (Hotline) 021-62313337

Akibat dari penyakit bph adalah prostat akan menjadi meradang dan merah , sehingga respon terhadap infeksi yang umumnya tidak ditemukan.

Gejala Penyakit BPH

Gejala-gejala penyakit BPH adalah:

  • Nyeri dipanggul dan testis
  • Sering dan mendesak untuk buang air kecil
  • Kesulitan buang air kecil
  • Terdapatnya darah dalam urin
  • Nyeri di perineum ketika duduk dipermukaan keras

Apakah Penyebab Penyakit BPH ?

Penyebab penyakit bph sebenarnya dari pembesaran prostat ini adalah sehubungan dengan perkembangannya belum diketahui pastinya. Penyakit bph ini bisa saja disebabkan dari faktor usia, kerja duduk untuk waktu yang lama (contohnya pada orang yang bekerja sebagai pengemudi atau bekerja sebuah kantor), pengendara sepeda ataupun pengendara kuda, adanya riwayat penyakit kelamin, dan obat-obatan ataupun alkohol.

Tahukah Anda ?

Dalam sejumlah kecil kasus, penyakit BPH dapat menyebabkan kandung kemih diblokir, sehingga tidak mungkin atau sangat sulit untuk buang air kecil. Masalah ini dapat menyebabkan cadangan urin (retensi urin) mengarah ke infeksi kandung kemih atau batu, atau kerusakan pada ginjal.

Penyakit BPH tidak menyebabkan kanker prostat dan tidak mempengaruhi kemampuan pria untuk mempunyai anak, selain itu juga tidak menyebabkan masalah ereksi.

Tes untuk mendiagnosa pembesaran prostat atau penyakit bph adalah terdiri pada pemeriksaan colok dubur, tes darah, tes pencitraan. Survei untuk mengukur tekanan aliran urin dan sebuah cystoscopy, tes tersebut memungkinkan untuk melihat bagian dalam organ-organ melalui teleskop yang disebut cystoscopy.

Pengobatan Penyakit BPH

Pilihan pengobatan pada penyakit BPH adalah didasarkan pada keparahan gejala dan bagaimana penyakit BPH ini mempengaruhi Anda. Selain itu dokter juga akan mempertimbangkan masalah kesehatan lainnya yang mungkin Anda miliki.

Ada beberapa pengobatan untuk penyakit BPH dan biasanya untuk pengobatan tergantung pada faktor-faktor, seperti: usia pasien, durasi gejala kencing, pengobatan urologi sebelumnya dan kondisi medis penderita.

Perawatan bedah untuk penyakit BPH adalah pilihan sekunder dan hanya dipertimbangkan ketika terapi medis telah dicoba tetapi belum meringankan gejala penyakit BPH. Fokus utama dari terapi operasi bedah penyakit bph adalah untuk menghilangkan jaringan prostat, meringankan obstruksi prostat dan meningkatkan aliran urin saat keluar kandung kemih.

Pencegahan Penyakit BPH

Meskipun Anda tidak bisa mencegah pembesaran prostat atau penyakit BPH, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi gejala penyakit BPH ini.

Batasi asupan cairan di malam hari, terutama meminum dengan alkohol dan kafein. Penurunan ini membantu untuk meminimalkan periode buang air kecil di malam hari. Mengkonsumsi terlalu banyak alkohol dapat mengiritasi kandung kemih atau prostat.

Tanyakan kepada dokter yang ahli dan berpengalaman apakah Anda dapat mengubah atau mengganti obat yang dapat meringankan gejala penyakit BPH. Ini mungkin termasuk antihistamin, diuretik, dekongestan, antispasmodik, obat penenang dan beberapa antidepresan. Obat ini dapat melemahkan otot kandung kemih atau mengurangi keterbukaan prostat.

 

Gedung Baja GF2 Tower B

Jl. Pangeran Jayakarta no.55 Jakarta Pusat

0821-1141-0672

Chat dengan kami

Jam buka

Sen - Sab: 09:00 - 20:00

pandawaklinik@gmail.com

Email kami
   Konsultasi Online Gratis