fbpx

Sunat Mencegah Infeksi Virus HIV

Sunat Mencegah Infeksi Virus HIV

Tujuan Sunat

Apa tujuan sunat bagi pria dewasa? Secara biologis, ada beberapa kemungkinan alasan mengapa pria yang disunat untuk mengurangi kemungkinan tertular HIV: pertama, kulup lembab dan membantu virus bertahan hidup dan bereproduksi.

Ketika kulup diangkat, bagian kulup yang lembab ini dihilangkan juga; kedua, kulup tidak memiliki keratin dan dengan demikian dapat memiliki kerentanan lebih besar terhadap air mata saat berhubungan seksual, menyediakan sebuah portal masuk untuk patogen, termasuk HIV; dan ketiga, kulup memiliki konsentrasi sel target yang tinggi sehingga virus dapat menular dan menyebabkan infeksi.

Tujuan pengangkatan kulup pada laki-laki dapat mengurangi resiko laki-laki yang disunat tertular HIV dan infeksi menular seksual lainnya dari perempuan yang terinfeksi. Namun, sunat pada laki-laki hanya merupakan perlindungan parsial dan harus dianggap sebagai hanya salah satu dari beberapa langkah-langkah pencegahan HIV.

Sunat laki-laki dan Risiko HIV

Beberapa jenis penelitian telah mendokumentasikan bahwa sunat laki-laki secara signifikan mengurangi risiko laki-laki tertular HIV.

Apa hubungan pengangkatan kulup dengan HIV ?

Dibandingkan dengan permukaan kering eksternal kulit glans penis dan batang penis, mukosa pada bagian dalam kulup kurang mengandung keratinisasi (pengendapan protein berserat) dan kepadatan yang lebih tinggi dari sel target untuk menginfeksi HIV. Kulup lebih rentan terhadap infeksi HIV dibandingkan dengan jaringan lain penis.

Selain itu kulup rentan terhadap gangguan epitel traumatis selama hubungan seksual, yang memberikan portal masuk untuk patogen, termasuk HIV. Lingkungan mikro di kantung preputial antara kulup dan glans penis merupakan daerah yang kondusif untuk berkembangnya virus. Itulah sebabnya penyakit menular seksual lebih beresiko pada pria yang tidak disunat karena meningkatkan resiko penularan HIV.

Pencegahan HIV

Sunat menurunkan resiko penyakit kelamin ulkus dimana terjadi penyesuaian untuk pembaur faktor dalam suatu populasi. Sunat pada laki-laki menurunkan resiko infeksi HIV, bersamaan dengan penurunan resiko untuk penyakit  kelamin ulkus.

Setelah penyesuaian faktor dalam populasi, resiko infeksi HIV lebih rendah pada pria yang disunat. Dan resiko terkena penyakit menular seksual untuk laki-laki yang disunat juga lebih rendah

Pria dewasa yang disunat tidak dibenarkan untuk melakukan hubungan seksual sampai luka sembuh dalam waktu 6 minggu. Namun, perempuan lebih rentan terserang virus HIV ketika melakukan hubungan seksual sebelum luka sunat sembuh.

Tiga sel sistem kekebalan yang bisa menyebabkan infeksi HIV adalah CD4+T, makrofages dan sel Langerhan. Tiga sel ini menentukan seberapa rentannya jaringan yang terinfeksi HIV.

Jaringan kulit ujung penis memiliki ketiga sel penyebab infeksi HIV dan paling banyak sel tersebut terdapat pada pria dewasa. Sedangkan bagian dalam kulit ujung penis lebih rentan terhadap infeksi jika dibandingkan dengan jaringan serviks dan bangian luar penis.

Jadi dapat disimpulkan sunat atau pengangkatan kulup pada laki-laki dapat mencegah virus HIV. Diharapkan dengan adanya tindakan ini dapat mencegah penyebaran virus penyebab AIDS.

Konsultasi Online gratis di  Telp/WA : 0813 8635 7762 | (Hotline) 021-62313337

 

Gedung Baja GF2 Tower B

Jl. Pangeran Jayakarta no.55 Jakarta Pusat

0821-1141-0672

Chat dengan kami

Jam buka

Sen - Sab: 09:00 - 20:00

pandawaklinik@gmail.com

Email kami
   Konsultasi Online Gratis