fbpx

Prostatitis

Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan (inflamasi) yang terjadi pada kelenjar prostat, yaitu kelenjar yang memproduksi cairan mani yang berfungsi untuk memberi makan dan membawa sperma. Prostatitis bisa terjadi pada semua laki-laki dari segala usia, namun umumnya terjadi di bawah usia 50 tahun, berbeda dengan kanker prostat atau pembesaran kelenjar prostat yang cenderung dialami oleh pria lanjut usia.

Prostatitis dibagi menjadi empat jenis, yaitu prostatitis bakteri akut, prostatitis bakteri kronis, chronic prostatitis/chronic pelvic pain syndrome (CP/CPPS), dan asymptomatic inflammatory prostatitis. Penting untuk mengetahui jenis-jenis prostatitis ini karena penyebab dan gejalanya berbeda-beda, sehingga pengobatannya pun akan berbeda.

Penyebab Prostatitis

Berikut ini adalah sejumlah penyebab prostatitis yang dikelompokkan berdasarkan jenis-jenisnya:

Prostatitis bakteri akut. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar naik. Beberapa jenis bakteri yang dapat memicu terjadinya prostatitis akut antara lain E. coli dan Pseudomonas. Bakteri penyebab infeksi menular seksual seperti Neisseria gonorrhoeae yang menjadi penyebab penyakit gonore, dan Chlamydia trachomatis juga dapat menjadi penyebab infeksi. Prostatitis bakteri akut biasanya terjadi pada usia di bawah 35 tahun.
Prostatitis bakteri kronis. Berbeda dengan prostatitis bakteri akut, prostatitis bakteri kronis Penyebabnya juga merupakan penyebaran infeksi dari saluran kemih, sehingga jenis bakterinya sama dengan penyebab prostatitis bakteri akut. Prostatitis bakteri kronis juga dapat dipicu oleh penyakit lain seperti tuberkulosis ginjal, HIV, dan sarkoidosis.
Chronic prostatitis/chronic pelvic pain syndrome (CP/CPPS). Merupakan jenis prostatitis yang paling sering terjadi dan belum diketahui secara pasti penyebabnya. Gejala yang muncul mirip dengan prostatitis bakteri kronis, namun yang berbeda adalah pada saat pemeriksaan tidak ditemukan bakteri yang tumbuh.
Asymptomatic inflammatory prostatitis. Merupakan kondisi ketika prostat meradang, namun tidak menimbulkan gejala. Asymptomatic inflammatory prostatitis dapat diketahui ketika dokter melakukan pemeriksaan kesehatan kelenjar prostat. Penyebab dari jenis prostatitis ini sama dengan prostatitis bakteri kronis.

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami prostatitis. Di antaranya adalah:

Mengalami infeksi saluran kemih.
Memiliki riwayat prostatitis sebelumnya.
Mengalami cedera daerah panggul dan lipat paha.
Menggunakan kateter urine.
Menderita HIV/AIDS.
Pernah melakukan biopsi prostat, yaitu pengambilan sampel jaringan prostat untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Gejala-gejala Prostatitis

Terdapat beragam gejala yang mungkin dialami oleh penderita prostatitis. Perbedaan tersebut tergantung pada jenis prostatitis yang terjadi. Di antaranya adalah:

Prostatitis bakteri akut. Gejala prostatitis bakteri akut biasanya muncul dengan cepat, seperti:
Demam, menggigil, nyeri sendi, dan pegal-pegal.
Aliran urine lemah dan nyeri saat berkemih.
Nyeri punggung bawah dan nyeri di pangkal penis atau di bagian belakang skrotum.
Selalu terasa ingin buang air besar.
Prostatitis bakteri kronis. Pasien dengan prostatitis bakteri kronis tidak memiliki gejala sistemik seperti demam, menggigil, pegal-pegal, dan nyeri sendi. Gejalanya yang dialami antara lain adalah:
Selalu ingin buang air kecil (terutama pada malam hari) atau tidak dapat buang air kecil.
Nyeri punggung bawah, daerah dubur, dan nyeri pada saat berkemih.
Rasa berat di belakang skrotum.
Nyeri setelah ejakulasi dan terdapat darah pada cairan semen.
Chronic prostatitis/chronic pelvic pain syndrome (CP/CPPS). Gejala utama dari CP/CPPS adalah nyeri yang dirasakan lebih dari tiga bulan pada salah satu bagian tubuh, seperti penis (terutama di daerah kepala penis), bagian perut bawah atau punggung bawah, serta skrotum atau di antara skrotum dan dubur. Sedangkan untuk Gejala lainnya sama dengan gejala pada prostatitis bakteri kronis.
Asymptomatic inflammatory prostatitis. Tidak ada gejala yang dirasakan, seringkali ditemukan saat pemeriksaan kesehatan pada prostat.

Share:

Gedung Baja GF2 Tower B

Jl. Pangeran Jayakarta no.55 Jakarta Pusat

0821-1141-0672

Chat dengan kami

Jam buka

Sen - Sab: 10:00 - 20:00 WIB

pandawaklinik@gmail.com

Email kami
   Konsultasi Online Gratis