fbpx

Apakah sunat bisa menyebabkan fimosis?

Apakah sunat bisa menyebabkan fimosis?

Kulup penis yang tidak bisa ditarik ke belakang mengindikasikan adanya fimosis. Fimosis adalah kondisi di mana kulup penis tidak bisa ditarik ke belakang untuk membuka seluruh bagian kepala penis. Fimosis adalah jika sedang tidak ereksi dan kulup tidak dapat ditarik. Jika sedang ereksi, memang wajar kulup tidak dapat ditarik.

Fimosis biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat atau terjadi sejak lahir (bawaan). Namun demikian, bisa juga terjadi setelah prosedur sunat bila terlalu banyak kulit yang menjadi jaringan parut.

Untuk mengoreksinya, perlu dilakukan bedah korektif agar kulup dapat dibuka sempurna.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda kembali kepada dokter yang mengoperasi untuk dievaluasi ulang dan mendapatkan pilihan terapi yang tepat.

Jangan ditunda, sebab bila fimosis dapat menyebabkan komplikasi seperti hambatan saat berkemih sehingga menimbulkan infeksi saluran kemih atau peradangan pada kulup/kepala penis (balanopostitis).

Klinik Pandawa didirikan dengan berbadan hukum PT. PANDAWA MITRA MEDIKA dengan ijin NOMOR. 3/B.6.0/31.71.02/-1.779.3/2017. Operasional dari PTSP DKI Jakarta Pusat dan Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Klinik Pandawa ini didirikan oleh beberapa orang dokter yang berpengalaman, serta ahli terhadap kasus-kasus penyakit yang erat kaitannya dengan masalah Penyakit kelamin, Kulit, Bedah umum, dan Perawatan organ reproduksi pria (Andrologi), wanita (Ginekologi) perempuan, orang tua, atau orang muda termasuk anak-anak.

Gedung Baja GF2 Tower B

Jl. Pangeran Jayakarta no.55 Jakarta Pusat

0821-1141-0672

Chat dengan kami

Jam buka

Sen - Sab: 09:00 - 20:00

pandawaklinik@gmail.com

Email kami
   Konsultasi Online Gratis