Jln Pangeran Jayakarta No.55 pandawaklinik@gmail.com

Reservasi Online

Apakah sunat bisa menyebabkan fimosis?

kulup, kulup panjang, phimosis, sunat, sunat laser

Kulup penis yang tidak bisa ditarik ke belakang mengindikasikan adanya fimosis. Fimosis adalah kondisi di mana kulup penis tidak bisa ditarik ke belakang untuk membuka seluruh bagian kepala penis. Fimosis adalah jika sedang tidak ereksi dan kulup tidak dapat ditarik. Jika sedang ereksi, memang wajar kulup tidak dapat ditarik.

Fimosis biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat atau terjadi sejak lahir (bawaan). Namun demikian, bisa juga terjadi setelah prosedur sunat bila terlalu banyak kulit yang menjadi jaringan parut.

Untuk mengoreksinya, perlu dilakukan bedah korektif agar kulup dapat dibuka sempurna.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda kembali kepada dokter yang mengoperasi untuk dievaluasi ulang dan mendapatkan pilihan terapi yang tepat.

Jangan ditunda, sebab bila fimosis dapat menyebabkan komplikasi seperti hambatan saat berkemih sehingga menimbulkan infeksi saluran kemih atau peradangan pada kulup/kepala penis (balanopostitis).

Klinik Pandawa didirikan dengan berbadan hukum PT. PANDAWA MITRA MEDIKA dengan ijin NOMOR. 3/B.6.0/31.71.02/-1.779.3/2017. Operasional dari PTSP DKI Jakarta Pusat dan Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Klinik Pandawa ini didirikan oleh beberapa orang dokter yang berpengalaman, serta ahli terhadap kasus-kasus penyakit yang erat kaitannya dengan masalah Penyakit kelamin, Kulit, Bedah umum, dan Perawatan organ reproduksi pria (Andrologi), wanita (Ginekologi) perempuan, orang tua, atau orang muda termasuk anak-anak.

One comment

  1. Pingback: Fimosis Pada Pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
Hallo....Ada yang bisa kami bantu?silahkan hubungki kami melalui Whatsapp di nomor 0813 8635 7762 atau klik tombol whatsapp dibawah ini untuk konsultasi dengan kami